Rabu, 19 Agustus 2009 11:00
Pinggir Sungai Harus Jadi Zona Produktif
YOGYA (KR) – Kawasan pinggir sungai di Kota Yogyakarta harus ditata agar bersih, sehat, indah, tertib, aman dan nyaman sebagai wahana kegiatan produktif. Diharapkan pula akan tercipta zona-zona produktif sesuai karakteristik biotik, abiotik dan kultural.
Demikian salah satu hal yang mengemuka dalam pengukuhan Forum Komunikasi Winongo Asri oleh Walikota dan Wakil Walikota Yogyakarta, Minggu (16/8) di Kampung Serangan Notoprajan. Hadir pula dalam pengukuhan ini, pimpinan-pimpinan instansi di Pemkot Yogyakarta, Muspika Kecamatan dan tokoh masyarakat dari Kecamatan Ngampilan, Wirobrajan dan Tegalrejo sebagai wilayah yang dilewati Sungai Winongo.
Dalam pengukuhan ini diserahkan bibit ikan kepada perwakilan tiga wilayah yang dilewati Sungai Winongo serta tebar benih ikan nila sebagai upaya untuk pelestarian sumber daya alam di sepanjang sungai tersebut.
“Kami siap bersama-sama masyarakat untuk membangun Sungai Winongo agar lebih baik karena forum ini dibentuk oleh masyarakat yang benar-benar tinggal di wilayah sepanjang sungai Winongo,” kata Ketua Forum Komunikasi Winongo Asri Noorhadi Rahardja.
Ia menjelaskan forum ini mempunyai misi menciptakan kondisi lingkungan pemukiman di sepanjang Sungai Winongo yang sehat, memupuk kepedulian masyarakat terhadap sungai Winongo, meningkatkan tata kehidupan dan penghidupan masyarakat yang lebih kondusif dan produktif.
Sementara Walikota Yogyakarta Herry Zudianto menambahkan Forum Komunikasi Winongo Asri ini merupakan tekad kejuangan masyarakat sepanjang Sungai Winongo sebagai bagian dari komitmen untuk mengisi kemerdekaan.
“Sungai Winongo membutuhkan warga yang punya kelebihan mengajak, memotivasi, meneladani dan meyakinkan masyarakat untuk membangun wilayahnya bersama-sama kearah yang lebih baik,” katanya. (Nik)-z
sumber : kr.co.id
Puji Tuhan, Alhamdulillah jika BAHAN SEMINAR ku yang aku presentasikan di SEMINAR Internasional yll di Jur Arsitektur UGM (18 Agustus 2009) ada RESPON POSITIF tentang Kawasan Pinggir Kali akan ditata menjadi KAWASAN yang ASRI.
Sayangnya, itu tidak dimulai dari Pinggir Kali code yang sebenarnya sangat FENOMENAL dan POTENSIAL… Gagasan untuk meng ASRIkan dan menSEXY kan KAWASAN PINGGIR KALI, pernah saya cetuskan dan rasan-rasan bersama teman-teman, juga dari ROTARY TAMANSARI JOGJA (2005 an)…..Dan waktu itu sudah banyak disupport teman-teman dari Rotary Tamansari Yogya, termasuk dibangunnya MUSEUM ROMO MANGUN pada 2007 yll…Penginnya, tadinya GIRLI CODE bisa dijadikan PILOT PROJECT untuk PERKAMPUNGAN PINGGIR KALI didalam kota. Tapi terkendala oleh biaya dll maka keadaan tersebut belum terwujud…
bersambung….
By: uniek on December 10, 2009
at 6:06 am