Posted by: kaliwinongo | October 27, 2009

Komunitas Lintas Winongo Adakan Sarasehan

24-09-2009

Untuk penataan kawasan sungai yang harus dikedepankan adalah membangun nilai-nilai masyarakatnya. Artinya nilai-nilai yang tercipta dari perilaku warga masyarakat untuk sadar akan kebersihan, kesehatan dan tidak membuang sampah di sungai. Hal ini tidak mungkin hanya sekejap dibangun melainkan harus sedikit demi sedikit dan memerlukan waktu yang panjang. Demikian dikatakan Walikota Yogyakarta, Herry Zudianto pada sarasehan “Membangun Peran Serta Masyarakat Dalam Menata Kawasan Sungai Winongo” yang diselenggarakan Komunitas Lintas Winongo bertempat di lapangan RW XI Badran, Bumijo, Jetis baru-baru ini (26/07).

Dalam paparannya berjudul “Kebijakan Walikota Yogyakarta Dalam Penataan  Kawasan Pinggir Sungai Winongo”, lebih lanjut Herry mengatakan, studi banding maupun diskusi antar komunitas pinggiran sungaipun perlu diadakan, misal dengan Komunitas Code, sehingga dapat saling tukar pengalaman dan penyelesaian masalah. Karena yang dapat menikmati manfaat maupun yang bertanggung jawab penataan sungai adalah warga pinggiran sungai. Pemerintah hanyalah fasilitator yang sedikit memiliki andil untuk mewujudkan sungai bersih dan sehat. “Jika warga pinggiran sungai memiliki perilaku disiplin, Winongo bahkan bisa sebagai ikon pariwisata. Dan sosialisasi seperti ini harus rajin dilakukan oleh setiap kelompok masyarakat ”, pesan Pak Herry.

Sarasehan yang bertujuan menggugah kesadaran dan pemahaman warga terhadap penataan kawasan sungai Winongo ini, menghadirkan narasumber antara lain Arif Noor Hartanto Ketua DPRD Kota Jogja, Nur Hadi Ketua Forum Winongo dan Totok Yudanto Ketua Forum Code yang dipandu Bapak Gunadi sebagai moderator. Tampak hadir dalam sarasehan Kepala Badan Lingkungan Hidup, Ir Hadi Prabowo, Kepala Dinas Kimpraswil,  Ir Eko Suryo Maharsono, Camat Jetis dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam dialog itu beberapa warga RW XI Badran menyampaikan keinginan untuk mendapatkan ruang publik, dengan menunjukkan lahan kosong milik warga. ”Kami berharap pemkot membeli lahan tersebut dan dibangun sehingga dapat digunakan untuk berbagai aktivitas warga”, kata salah satu warga Badran.

Selesai sarasehan dilanjutkan susur sungai Winongo dan pelepasan bibit ikan oleh Walikota didampingi Ketua DPRD dan warga lainnya. Juga secara simbolik pemotongan tumpeng oleh Camat Jetis diserahkan kepada Ketua Lintas Winongo, Bu Parti, sebagai pengingat agar warga pinggir sungai untuk lebih paham dan sadar kebersihan.(byu)

Copyright © Badan Informasi Daerah 2007

Sumber: http://mediainfokota.jogjakota.go.id


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: